Radarmalut.com – Tujuh bakal calon Maluku Utara telah mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan DPW Partai Amanat Nasional () Maluku Utara. Meskipun hingga penutupan pengembalian formulir pada tanggal 2 Mei 2024, namun Hein Namotemo belum nampak.

Diketahui, ada delapan figur yang berminat ingin mendapatkan PAN untuk maju bertarung di pemilihan gubernur () Maluku Utara. Salah satunya mengambil formulir penjaringan sebagai bakal calon wakil.

Diantara mereka yang sudah mengisi dan mengembalikan formulir, ada dua kader PAN yang juga berambisi mendapatkan restu agar mengikuti kontestasi yang akan digelar November 2024, yakni Hein Namotemo dan Abdurahman Lahabato.

Ketua Tim Penjaringan PAN Maluku Utara, Muhammadun mengatakan sejak pembukaan pendaftaran dimulai pada tanggal 25 April sampai 2 Mei 2024 telah menerima sabanyak delapan figur yang mengambil formulir penjaringan bakal calon gubernur.

Dari 8 figur itu satunya mengambil formulir sebagai bakal colon wakil gubernur. Sementara Pak Hein Namotemo hingga penutupan pendaftran belum mengembalikan formulir yang sudah diambilnya,” katanya pada Kamis (2/5/2024).

Ia menjelaskan, semua yang mengambil formulir di partainya merupakan orang-orang hebat Maluku Utara, sehingga akan dilakukan utntuk menguji elektabilitas dan popularitas yang dimiliki.

Ini daftar yang sudah kembalikan formulir Taufik Madjid, Benny Laos, , Sultan Tidore Husain Syah, Ali Ibrahim, Abdurahman Lahabato, Ahmad Hidayat Mus, dan 1 wakil yaitu Jafar Umar. Namun terkait elektabilitas, layak atau tidak nanti tunggu hasil uji internal PAN,” jelasnya.

Ia membeberkan, pertarungan Maluku Utara akhir tahun mendatang, sudah menyiapkan kader untuk diusulkan sebagai bakal calon gubernur. Pihaknya akan mengirim nama-nama ke DPP PAN untuk ditentukan siapa yang mendapatkan rekomendasi

Kami punya figur sendiri yang didorong bertarung di Pilgub dan optimis bisa meraih kemenagan. Karena tiga sudah menjadi modal kader kami bisa menang, sebagai gubernur ataupun wakil. Realistisnya ya palingan sebagai wakil,” pungkasnya. 

***

Haerudin Muhammad
Editor
Radar Malut
Reporter