Radarmalut.com – Sebanyak 22 siswa tingkat akhir SMK Kesehatan Safa Atthiyyah Pulau Morotai dari program studi Asisten Keperawatan (Askep) mengikuti sidang laporan penelitian yang dilaksanakan, Jumat, (23/1/2026).

Sidang yang diikuti oleh siswa angkatan ke-11 ini dilaksanakan dalam dua periode dengan menerapkan sistem skema ganda yakni skema jurnal dan non-jurnal, guna memberikan ruang pengembangan akademik bagi siswa.

Dari total tersebut, 18 siswa mengikuti skema jurnal, sementara tiga siswanya non-jurnal. Skema jurnal memungkinkan siswa mempublikasikan hasil penelitian di jurnal sekolah dan non-jurnal tetap mengacu pada standar akademik yang ditetapkan sekolah.

Kepala SMK Kesehatan Safa Atthiyyah Pulau Morotai, Yulianti Kurung mengatakan penerapan skema ganda bertujuan meningkatkan kualitas akademik serta kesiapan siswa menghadapi dunia kerja.

“Skema ini memberi kesempatan kepada siswa untuk berkontribusi melalui publikasi ilmiah sekaligus memperkuat kompetensi akademik dan profesional,” ujarnya.

Pelaksanaan sidang dibagi dalam dua periode, yaitu tanggal 21-24 Januari 2026 yang diikuti 18 siswa, dan 26 Januari 2026 dengan 3 siswa. Setiap siswa menjalani sidang selama kurang lebih satu jam dengan proses evaluasi oleh tim penguji.

Tim penguji terdiri dari ketua sidang, dua penguji, guru pembimbing, sekretaris sidang, serta kepala sekolah, dengan melibatkan enam guru.

Kesempatan itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara di Pulau Morotai Muchrid Lalatang mengajak para siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara serius karena dinilai relevan dengan tantangan generasi mendatang.

***

Haerudin Muhammad
Editor
Mirsa Saibi
Reporter