Radarmalut.com Halmaherah Tengah menggelar pertemuan dengan seluruh di 10 kecamatan untuk penyerahan bantuan bibit cabai dan tomat dalam penanganan . Adapun berbagi informasi terkait pengembangan sektor pertanian kepada penyuluh.

Kadis Pertanian usmar Ohorellah mengatakan, pihaknya tahun ini akan bekerja ekstra untuk meningkatkan produksi pertanian dengan memberikan tanggung jawab kepada penyuluh dalam mengawal setiap bantuan benih maupun alat dan mesin pertanian (alsintan).

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk terus mengajak dalam melakukan aktivitas bertani sehingga meningkatkan kemandirian petani. Alsintan yang telah diberikan agar menunjang proses bertani,” katanya, Rabu (3/7/2024).

Sementara, Pj menjelaskan, strategi kebijakan Dinas Pertanian dalam melakukan pembinaan, pengembangan serta peningkatan dalam sektor pertanian, guna optimalisasi pangan (sawah) seluas 500 Ha dengan target produksi 2100 ton per tahun.

“Kami meminta agar seluruh penyuluh supaya mendukung sepenuhnya Dinas Pertanian terkait pengembangan lahan sawah, hortikultura, perkebunan dan juga peternakan,” jelasnya.

Ikram pun memberi semangat kepada penyuluh untuk terus berbagi informasi berupa peningkatan data produksi. Selain itu, Ia katakan, bakal menjamin nasib para tenaga penyuluh khususnya pegawai tidak tetap (PTT).

“Penyuluh bertugas untuk terus memberikan informasi terkait peningkatan dan pengembangan pertanian di lokasi penyuluhan masing-masing. Saya akan memastikan bahwa penyuluh PTT akan terus di kontrak sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” paparnya.

Diketahui, pada minggu kedua bulan Juli 2024 mendatang, Dinas Pertanian bersama tenaga penyuluh dan petani mulai melakukan pembersihan lahan sawah untuk kegiatan penanaman yang tersebar dibeberapa Desa.

Yakni, di Desa Lembah Asri, Wairoro Indah dan Sumber Sari di Kecamatan Weda Selatan dan juga di lahan sawah Desa Persiapan Era Fagogoru (SP 1 Trans Waleh) di Kecamatan Weda Selatan.

***

Haerudin Muhammad
Editor
Radar Malut
Reporter