Radarmalut.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate optimis pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir akan mengalami peningkatan selama bulan Ramadan. Hal ini dipicu oleh lonjakan aktivitas masyarakat di sejumlah titik yang menjadi fokus penarikan retribusi.
Plt Kepala Dishub Kota Ternate, Faizal Badaruddin mengatakan, target retribusi yang telah ditetapkan dalam Rancangan APBD 2026 diyakini dapat meningkat selama Ramadan karena aktivitas masyarakat lebih tinggi dibanding hari biasa.
“Target retribusi sesuai dengan Rancangan APBD 2026. Insyaallah di bulan Ramadan pasti naik karena berbeda dengan hari-hari biasanya,” kata Faizal saat ditemui di ruangan kerjanya, Selasa (10/3/2026).
Menurut Faizal, secara kasat mata area parkir di depan Pasar Higienis Ternate hampir setiap hari dipadati pengunjung sejak awal Ramadan. Kondisi ini tentu berdampak langsung pada peningkatan penerimaan retribusi parkir.
Meski demikian, Faizal menyebut, besaran penerimaan PAD dari sektor tersebut belum bisa dipastikan secara rinci karena harus melihat realisasi uang yang masuk. Sebab, retribusi tidak bisa ditetapkan nilainya sebelum uangnya masuk.
“Kan hampir setiap hari ramai mulai dari awal bulan Ramadan. Jadi, saya memang upayakan retribusi harus ditingkatkan. Saya tetap maksimalkan sesuai target dan terkait PAD tidak bisa diperkirakan, harus dilihat dari uang yang masuk,” jelasnya.
Faizal mengungkapkan, sumber PAD dari retribusi parkir di Kota Ternate terdiri dari dua sektor, yakni parkir tepi jalan dan parkir khusus. Untuk tahun ini, parkir tepi jalan ditargetkan menyumbang pendapatan di atas Rp 4 miliar, sementara parkir khusus di kisaran ratusan juta rupiah.
“Parkir tepi jalan nilainya lebih besar berkisar Rp 5 miliar. Sementara parkiran khusus hanya ratusan juta ditambah dengan pendapatan lainnya. Akumulasi PAD ini selama satu tahun di 2026,” imbuhnya.
***



