Radarmalut.c0m – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly mengungkapkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), terutama terkait kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) dan optimalisasi pelaksanaan tugas.

Hal itu disampaikan Rizal saat memimpin apel pagi dalam program ‘Rabu Menyapa’, Rabu (22/4/2026). Ia menilai peran BPKAD sangat strategis karena menjadi pusat pengelolaan keuangan yang berpengaruh langsung terhadap jalannya pelayanan publik.

Menurutnya, setiap kendala dalam pengelolaan keuangan daerah akan berdampak luas terhadap kinerja layanan pemerintah kepada masyarakat.”Pengelolaan keuangan yang tidak optimal akan berimbas pada seluruh sektor pelayanan publik,” katanya.

Rizal menjelaskan, tantangan kedisiplinan ASN di tengah penerapan kebijakan Work From Home (WFH). Fleksibilitas kerja tersebut merupakan bagian dari transformasi birokrasi, bukan alasan untuk menurunkan produktivitas.

WFH, kata Rizal, harus dimaknai sebagai pola kerja yang menuntut kemandirian dan tanggung jawab lebih tinggi dari setiap ASN. Untuk menjaga ritme kerja, maka apel pagi setiap hari Senin sebagai forum koordinasi internal, sekaligus momentum menyelaraskan kembali tugas usai pelaksanaan WFH.

“Hari Senin harus dimanfaatkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda dan menyamakan ritme kerja,” ucapnya.

Rizal meminta jajaran BPKAD meningkatkan efisiensi anggaran, memperkuat responsivitas pelayanan, serta menjunjung tinggi transparansi dan integritas dalam setiap proses kerja. Ia berharap BPKAD menjadi contoh bagi perangkat daerah lainnya dalam hal profesionalisme dan kecepatan layanan administrasi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD Kota Ternate, Amiruddin Abd Hamid, bersama pejabat struktural, fungsional, dan seluruh ASN di lingkup BPKAD.

***

Haerudin Muhammad
Editor