Radarmalut.com – Krisis air bersih yang sempat dikeluhkan pedagang di Pasar Central Bisnis District (CBD) Morotai, Maluku Utara, akhirnya mulai teratasi. Sumur bor yang sebelumnya belum difungsikan kini sudah mulai digunakan.

Saat ini, air sumur bor telah mengalir dan dimanfaatkan pedagang untuk membersihkan lapak jualan, terutama di area pasar ikan yang sebelumnya dipenuhi bau menyengat akibat keterbatasan air bersih.

Sejumlah pedagang mengaku kondisi pasar sekarang berangsur membaik setelah fasilitas air bersih tersebut difungsikan. Aktivitas pembersihan lapak dapat dilakukan secara rutin sehingga pasar terhindari dari bau tak sedap.

Plt Kepala Disperindagkop dan UKM Pulau Morotai, Ramlan Drakel menjelaskan, sumur bor di Pasar CBD telah mulai difungsikan sejak awal pekan ini. Ia mengingatkan kepada pedagang agar memanfaatkan fasilitas yang ada sebaik-baiknya.

“Iya, air sumur bor sudah mulai difungsikan hari Senin kemarin. Kami minta kepada pedagang di Pasar CBD bisa menggunakan dan menjaga fasilitas air bersih yang ada,” katanya, Kamis (8/1/2026).

Para pedagang berharap pasokan air bersih dapat terus dijaga untuk aktivitas perdagangan berjalan normal dan lingkungan pasar tetap bersih. Sebelumnya, aliran air dari PDAM terputus, sementara proyek sumur bor yang telah selesai dibangun belum dimanfaatkan.

***

Haerudin Muhammad
Editor
Mirsa Saibi
Reporter