Radarmalut.com – Pribahasa tiba saat tiba akal memang benar adanya, namun dalam prakteknya tidak selalu mendatangkan kebaikan, tetapi justru sebaliknya. Pasalnya, Pemda Kabupaten Pulau Morotai secara mendadak membuat keputusan mengganti dua kepala OPD tanpa diketahui bersangkutan.
Pergantian tersebut ditengarai berkaitan dengan salah satu ASN berpangkat III/c bernama Yofani Bandari (42) yang dipecat Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua, karena pernah dipidana kasus tindak pidana korupsi anggaran Kantor Perwakilan Pemda Pulau Morotai di Jakarta tahun 2016.
Yofani kembali berkantor sebagai Pengadministrasi Perkantoran pada Bidang Pengaduan, Kebijakan dan Pelaporan Pelayanan Dinas Penanaman Modai dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) usai menjalani masa hukumannya. Hanya saja, gajinya tak salurkan, sementara tiga terpidana kasus serupa tetap menerima hak mereka.
Hal ini kemudian merembet hingga Plt Kepala BPKAD Pulau Morotai, Adhar Andi Sunding diganti secara tiba-tiba. Rabu kemarin ia pergi berkantor seperti hari biasanya, namun apel pagi dan rapat internal diambil alih serta dipimpin oleh Plt Asisten II Bidang Administrasi Umum dan Kehumasan Setda Pulau Morotai, Marwan Sidasi.
Dalam rapat, dihadapan staf BPKAD, Marwan menyampaikan bahwa akan menggantikan Adhar Andi Sunding. “Sebelumya saya tidak tahu akan diganti, kemarin saya di kantor tiba-tiba itu yang ganti langsung ambil alih apel, kemudian rapat. Saya kaget kiranya ada inspeksi mendadak (sidak),” katanya, Kamis (11/12/2025).
Adhar mengatakan, sekarang menjabat selaku Plt Kepala DPMPTSP Pulau Morotai menggantikan posisi Faisal Bajau. Ia mengaku baru diberikan Surat Keputusan (SK) satu hari setelah dinyatakan digeser oleh Marwan, sehingga pada Jumat besok sudah pindah berkantor.
“SK saya baru terima tadi siang, besok baru rencana berkantor. Mantan Kapala DPMPTSP (Faisal Bajau,red) sebelumya belum tahu, makanya tadi kami berdua sama-sama cari tahu dan tadi baru kami terima SK. Faisal sekarang turun ke Kabid definitif yang lama di DPMPTSP,” ungkap Adhar.
Sementara, Faisal dikonfirmasi radarmalut belum merespons pertanyaan yang dikirimkan ke nomor pribadinya, hingga berita ini diterbitkan.
***



