Radarmalut.com – Suasana berbeda terlihat di depan Masjid Agung Baiturrahman Pulau Morotai, Sabtu (14/3/2026) sore. Di tengah kesibukan warga menunggu waktu berbuka puasa, sejumlah penyuluh pertanian tampak membagikan paket takjil kepada masyarakat yang melintas.
Namun, takjil yang dibagikan kali ini terbilang unik. Bukan kue atau minuman manis seperti biasanya, melainkan paket cabai dan tomat segar yang dikemas rapi dan dibagikan secara gratis kepada warga.
Aksi sosial tersebut adalah inisiatif para penyuluh pertanian di Pulau Morotai dalam program ‘Penyuluh Peduli, Penyuluh Berbagi’ di bulan suci Ramadan. Selain berbagi kepada masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan membantu petani loka memasarkan hasil panen mereka.
Cabai dan tomat yang dibagikan kepada warga sebelumnya dibeli langsung oleh para penyuluh dari petani setempat dengan harga yang layak. Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Pulau Morotai, Sulnani Abdullah mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian penyuluh terhadap petani sekaligus masyarakat.
“Kami ingin Ramadan tahun ini menjadi momentum bagi penyuluh untuk hadir lebih dekat sebagai solusi. Melalui ‘Takjil Cabai Tomat’ ini, kami ingin memastikan hasil panen petani terserap dengan baik sekaligus membantu masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kegiatan yang dilakukan juga menjadi cara sederhana untuk membantu menjaga stabilitas harga komoditas pertanian di tingkat lokal, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan.
Dalam pelaksanaannya, para penyuluh terlihat kompak membagikan paket cabai dan tomat kepada para pengendara, pejalan kaki, hingga warga yang melintas di sekitar masjid.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Sulnani Abdullah bersama para koordinator kecamatan dan penyuluh Pulau Morotai itu kemudian ditutup dengan buka puasa bersama sebagai bentuk mempererat silaturahmi antar penyuluh.
Sulnani berharap keberadaan mereka tidak hanya dirasakan saat mendampingi petani di lahan pertanian, tetapi juga mampu memberi manfaat langsung bagi masyarakat luas.
***



