Radarmalut.com – Sebanyak 337 mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Ternate resmi diwisuda. Prosesi yang berlangsung dalam suasana haru dan kebanggaan itu menjadi penanda selesainya perjalanan akademik para lulusan dari berbagai jenjang pendidikan.
Wakil Rektor UT Ternate, Dr. Hendrian mengatakan, wisuda bukan sekadar seremoni, namun hasil dari proses panjang yang penuh perjuangan. Ia menyebut, banyak mahasiswa UT harus membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, dan studi, tetapi tetap mampu menyelesaikan pendidikan sampai tuntas.
“Hari ini bukan hanya tentang gelar, tapi tentang kerja keras dan ketekunan yang akhirnya membuahkan hasil,” katanya saat sambutan acara wisuda di Ternate, Rabu (6/5/2026).
Hendrian juga mengingatkan para lulusan agar mampu memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk kepentingan masyarakat, serta menjaga integritas dalam kehidupan profesional.
Sementara, Direktur UT Ternate, Dr. Muhlis Hafel menyampaikan, bahwa sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh yang diterapkan UT menjadi solusi bagi masyarakat di wilayah kepulauan, termasuk Maluku Utara untuk mengakses pendidikan tinggi.
Menurutnya, hingga 2026 UT Ternate telah melayani 3.245 mahasiswa dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari guru, aparatur sipil negara, tenaga kesehatan sampai masyarakat umum. “Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap UT terus meningkat,” ucapnya.
Untuk menunjang layanan akademik, kata Muhlis, UT Ternate juga menghadirkan berbagai sentra layanan di sejumlah wilayah strategis agar mempermudah mahasiswa dalam proses registrasi sampai pelaksanaan ujian.
Muhlis menerangkan, jumlah lulusan UT Ternate terus mengalami peningkatan setiap tahun dan hal itu menandakan keterbatasan geografis tidak lagi menjadi penghalang dalam mengenyam pendidikan tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mencatat sebanyak 793 mahasiswa menerima beasiswa pendidikan dengan kontribusi terbesar berasal dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.
UT mengapresiasi kepada pemerintah daerah yang sudah mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa. Muhlis berpesan kepada para lulusan untuk tetap menjaga nama baik almamater serta menjadi pribadi yang mandiri dan siap bersaing.
“Wisuda ini adalah awal dari perjalanan baru untuk mengabdi kepada masyarakat dan bangsa,” pungkasnya.
***




