Ici menyebut dalam konteks Halmahera Selatan adalah wilayah kepulauan, maka saat masifnya eksploitasi tambang disuatu wilayah tentu perubahan iklim akan terjadi. Untuk itu, ia mengimbau media berkewajiban memiliki peran aktif mendengar dan melihat apa yang disampaikan publik soal problem tambang.

“Terutama daerah itu kesulitan air, pangan, dan lain sebagainya. Kepada siapa mereka (masyarakat) berharap, ketika tambang menjadi dalang kerusakan lingkungan dan problem sosial, tidak mungkin ke dinas di pemerintah daerah. Pastinya ke media atau DPRD,” pungkasnya.

***

Haerudin Muhammad
Editor
Reporter