Radarmalut.com – Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, bersama Wakilnya Helmi Umar Muchsin melakukan kunjungan kerja (kunker) ke wilayah Kayoa, Kamis (4/12/2025). Hal tersebut dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan dasar dan program prioritas pembangunan.

Salah satu titik yang dikunjungi adalah Desa Posi-Posi, Kecamatan Kayoa Selatan. Di hadapan warga, Bassam menjelaskan, kehadiran pemerintah daerah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.

Menurut Bassam, persoalan ketersediaan air bersih menjadi aspirasi utama yang paling sering disampaikan warga. Sehingga akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam perencanaan program ke depan.

“Air bersih adalah kebutuhan mendasar dan menjadi keluhan utama masyarakat. Karena itu, kami menyiapkan program PDAM masuk desa sebagai solusi jangka menengah,” tuturnya.

Bassam menyebut program PDAM masuk desa direncanakan mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2026. Selain dukungan pemerintah, pihaknya mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan partisipasi aktif dalam pembangunan desa.

Menurutnya, kemajuan desa sangat bergantung pada peran masyarakat dalam mengawal dan mengusulkan program yang sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Sementara, Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin mengatakan, kunjungan kerja mereka juga dirangkaikan dengan menghadiri kegiatan Literasi Anak Laut di Desa Laluin. Ia berkomitmen pemerintah daerah tetap menjalankan program prioritas meskipun dihadapkan pada tantangan anggaran.

Helmi mengungkapkan, kebijakan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat berdampak pada berkurangnya anggaran Halmahera Selatan hingga sekitar Rp 500 miliar. Meski demikian, tidak akan mengganggu pelaksanaan program yang bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

“Program-program prioritas yang menyangkut pelayanan dasar dan kepentingan masyarakat tetap menjadi fokus utama, meskipun kondisi fiskal mengalami penyesuaian,” katanya.

Dalam agenda itu, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan alat budidaya rumput laut kepada nelayan Desa Posi-Posi. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat perekonomian nelayan setempat.

Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati turut mensosialisasikan rencana program santunan kematian yang akan direalisasikan pada tahun 2026 melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) sebagai bagian dari upaya perlindungan sosial bagi warga Halmahera Selatan.

***

Haerudin Muhammad
Editor