Radarmalut.com – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Pulau Morotai Rio Christian Pawane blak-blakan di hadapan warga terkait janji politik saat kampanye Pilkada 2024 tidak bisa terealisasi karena beralasan APBD dipangkas setelah mereka dilantik menjadi kepala daerah.

Hal ini disampaikan ketika Rio membuka Ramadan Volly Ball Cup III Tahun 2026 di lapangan Taman Kota Daruba pada Jumat (27/6/2026) malam. Turnamen bertajuk ‘Ramadan Erat, Ramadan Kuat, Ramadan Sehat’ itu sebagai ajang silaturahmi sekaligus pembinaan atlet muda.

“Saya mohon maaf kepada pemuda-pemudi Kabupaten Pulau Morotai. Saat kampanye bersama Bupati Rusli Sibua, kami pernah menjanjikan anggaran Rp 200 juta per desa untuk pemuda, tetapi di luar dugaan setelah kami dilantik, APBD justru mengalami pemotongan yang sangat berpengaruh,” ungkapnya.

Rio memaparkan, ketika masa kampanye tahun 2024, APBD Pulau Morotai berada di kisaran Rp 800 miliar. Namun, pada 2025 turun menjadi sekitar Rp 600 miliar dan sekarang kembali dipangkas hingga tersisa sekitar Rp 500 miliar lebih.

“Janji itu tetap menjadi komitmen kami. Tapi, dengan kondisi fiskal yang terus menurun, kami harus menyesuaikan kebijakan. Kami tetap berupaya agar janji-janji itu bisa terealisasi secara bertahap,” ucapnya.

Selain anggaran kepemudaan, Rio juga menyinggung program bantuan sosial bagi janda dan lansia yang sebelumnya dijanjikan sebesar Rp 2 juta per orang. Namun untuk saat ini realisasi di lapangan belum sepenuhnya sesuai harapan.

“Tahun kemarin janda mendapat Rp 2 juta dan lansia Rp 1 juta. Karena keterbatasan anggaran, memang ada yang belum terakomodir sehingga menimbulkan protes. Tahun 2026 ini kemungkinan ada penyesuaian anggaran agar yang belum menerima bisa mendapat giliran,” jelasnya.

Rio meminta masyarakat memahami kondisi keuangan daerah, sambil memastikan pemerintah tetap berupaya menjaga komitmen pelayanan publik di tengah keterbatasan.

Di sisi lain, Rio mengapresiasi semangat pemuda Morotai yang tetap mampu menggelar kegiatan positif, meski dalam situasi anggaran terbatas. Morotai dipercaya sebagai tuan rumah ajang olahraga, sehingga momentum tersebut merupakan ajang pemanasan bagi para atlet.

“Saya berharap atlet-atlet yang tampil malam ini bisa mengasah skill dan menjadi juara, apalagi bermain di rumah sendiri. Ke depan jangan hanya voli, olahraga lain juga harus kita dorong untuk digelar,” pungkasnya.

Turnamen Ramadan Volly Ball Cup III sendiri mendapat dukungan berbagai pihak, termasuk PBVSI Kabupaten Pulau Morotai, dan menjadi agenda tahunan yang konsisten mendorong pembinaan olahraga di Bumi Moro.

***

Haerudin Muhammad
Editor
Mirsa Saibi
Reporter