Radarmalut.com – Menjaga hubungan emosional dengan konstituennya sekaligus memperkuat semangat toleransi antarumat beragama, Wakil Ketua II DPRD Pulau Morotai, Erwin Sutanto, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Nataru 2025.

Ajakan tersebut disampaikan Erwin di sela-sela kegiatan pembagian bingkisan Natal dan Tahun Baru kepada masyarakat Nasrani di sejumlah desa. Politisi Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini mengatakan, perayaan hari besar keagamaan harus menjadi momentum memperkuat persaudaraan, bukan sebaliknya.

“Natal adalah momen sukacita dan kedamaian. Saya berharap perayaan Natal dan Tahun Baru tahun ini berjalan dengan penuh ketentraman. Jangan saling memarahi, jangan saling memprovokasi. Kita jaga Morotai tetap aman dan rukun,” katanya, Minggu (21/12/2025).

Erwin menjelaskan, santunan dan bingkisan yang dibagikan tersebut berasal dari anggaran pribadi, yakni gaji dan tunjangannya selama satu bulan. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk komitmen moral sebagai wakil rakyat untuk hadir dan berbagi dengan masyarakat.

“Postur anggaran yang saya gunakan ini murni dari gaji dan tunjangan saya satu bulan. Ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab saya kepada konstituen,” ucapnya.

Erwin menyalurkan santunan kepada masyarakat di sekitar sebanyak 12 desa, dengan total 1.200 botol minuman kemasan yang dibagikan untuk membantu kebutuhan warga dalam menyambut Natal dan Tahun Baru.

Dikatakannya, kegiatan berbagi ini bukan hanya dilakukan pada momen Natal dan Tahun Baru, melainkan juga pada perayaan hari besar keagamaan lainnya. Erwin menyebut, pada momen Idul Fitri, secara rutin membagikan bingkisan kepada umat muslim dengan skema anggaran yang sama.

“Kami saling berbagi, kalau saya ada kelebihan. Saat saudara-saudara muslim merayakan lebaran, saya juga menyalurkan bingkisan. Diakhir tahun ini untuk saudara nasrani. Ini sudah saya janjikan dan akan terus berlanjut setiap tahun,” tuturnya.

Menurut Erwin, semangat berbagi lintas agama tersebut adalah wujud nyata dari toleransi dan persatuan yang harus terus dijaga di Kabupaten Pulau Morotai. Natal harus berlangsung dengan penuh kedamaian, serta menjadi contoh nyata bahwa kebersamaan dan toleransi ialah fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dimomen tahun baru ini kita saling berbagi dan saling menjaga. Saya harap masyarakat dapat saling melindungi, menjaga ketentraman, maupun tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang bisa memecah persaudaraan,” tandasnya.

***

Haerudin Muhammad
Editor
Mirsa Saibi
Reporter