Radarmalut.com – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, mengusulkan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis Minyak Tanah dan Pertalite. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama periode libur akhir tahun.
Kepala Disperindagkop dan UKM Pulau Morotai, Ramlan Drakel mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan berangkat ke Tobelo untuk bertemu dua agen pemasok BBM. Pertemuan tersebut akan membahas pengajuan tambahan kuota Minyak Tanah yang diproyeksikan mencapai 10 hingga 20 ton.
“Biasanya memang setiap tahun ada penambahan sekitar 10 hingga 20 ton,” ujarnya saat ditemui radarmalut, Senin (17/11/2025).
Menurutnya, penambahan kuota akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang merayakan Nataru. Adapun daerah yang menjadi sasaran distribusi mencakup Kecamatan Morotai Jaya, Morotai Selatan Barat, hingga Pulau Rao.
“Kami akan mengusulkan kepada dua agen di Tobelo untuk penambahan minimal 10 ton per agen. Jika disetujui, total kuota tambahan bisa mencapai 20 ton untuk kebutuhan akhir tahun ini,” jelasnya.
Selain Minyak Tanah, pemerintah daerah juga tengah melakukan perhitungan ulang terkait kebutuhan Pertalite. Disperindagkop dan UKM akan berkoordinasi dengan SPBU di Morotai guna memastikan stok tetap aman.
“Mengingat mobilisasi masyarakat meningkat selama Natal dan Tahun Baru, kami akan meminta tambahan stok Pertalite agar tidak terjadi kekurangan,” imbuhnya.
Dengan langkah antisipatif ini, pemerintah setempat berharap ketersediaan dan distribusi BBM bagi masyarakat tetap terjaga selama puncak aktivitas akhir tahun.
***



