Zulfikran menyebut, justru sebaliknya tokoh masyarakat, pejabat negara, politikus, bahkan siapapun sebaiknya memberi contoh kepatuhan pada peraturan dan menjaga kondisi tetap aman dan nyaman bagi semua orang.

“Untuk itu saya meminta Bawaslu Kota Tidore untuk segera menindaklanjuti video yang tersebar apakah ini masuk dalam pelanggaran ataukah tidak. Sebab, penistaan agama adalah musuh utama kemanusiaan,” tegasnya.

Sebelumnya, Ayah Erik saat sambutan syukuran pelantikan DPRD, Efendi Ardianto A Kadir di Kelurahan Sofifi beberapa waktu lalu. Ketua DPD PDIP Maluku Utara ini juga sering membelikan minuman keras ketika diminta oleh warganya.

“Kalian lawan Ayah, sama dengan kalian lawan Tuhan, betul. Orang datang menangis karena susah, Ayah ini sudah,” katanya dalam video yang berdurasi 58.26 menit dilihat radarmalutcom, Sabtu (21/9/2024). redaksi: narasi ditulis sesuai dengan ejaan yang berlaku.

“Mereka itu sudah, saya disana (Kota Tidore Kepulauan) WA minta beli HP. Jangankan HP minuman pun mereka suruh beli, Ayah beli,” sambungnya. Diketahui, pernyataan ini diutarakan pada Rabu (18/9/2024) malam di kediaman Efendi.

***

Haerudin Muhammad
Editor
Reporter