Radarmalut.com – Bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Korago, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, hingga sekarang belum juga dioperasikan meski pengerjaannya telah selesai sejak tahun lalu.
Alih-alih melayani masyarakat, fasilitas kesehatan dasar tersebut justru dikepung semak belukar. Proyek yang bersumber dari APBD 2025 bernilai Rp 763,6 juta ini dikerjakan oleh rekanan asal Kota Ternate, yakni CV Ubalila Putra.
Pantauan radarmalut pada Minggu (26/7/2026), struktur fisik bangunan sebenarnya masih kokoh dan layak digunakan. Namun, rumput liar di halaman depan dan sekeliling bangunan telah tumbuh lebat sampai setinggi dua meter.
Hal ini memicu kekecewaan warga setempat. Adon, salah satu warga Desa Korago, menilai pembangunan fisik tanpa pengoperasian yang jelas hanya menyia-nyiakan uang rakyat. “Kalau cuma dibangun lalu tidak berfungsi, percuma. Itu sama saja membuang-buang anggaran,” katanya.
Menurutnya, keberadaan Pustu sangat krusial untuk mendekatkan akses layanan kesehatan warga tanpa harus menempuh jarak jauh ke fasilitas kesehatan lain. Pasalnya, karena ketika ada masyarakat yang sedanag sakit harus dilarikan ke Kota Daruba.
Adon mendesak Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai segera menugaskan tenaga kesehatan serta melengkapi sarana dan prasarana pendukung agar secepatnya difungsikan. Sementara, Kepala Dinas Kesehatan dan KB, Diana Pinangkaan belum menanggapi pesan konfirmasi ke nomornya.
***


