Radarmalut.com – Harga cabai rawit (rica nona) dan keriting di Pasar Tradisional Galala, Kota Sofifi, Maluku Utara, masih terpantau stabil dan relatif terjangkau pada menjelang Ramadan 1447 H/2026.
Harga cabai rawit dibanderol antara Rp 70.000-Rp 80.000 per kilogram. Sementara cabai keriting dijual kisaran Rp 35.000-Rp 40.000 per kilogram. Komoditas bumbu dapur tersebut dipasok dari sejumlah daerah, di antaranya Subaim, Tobelo, hingga Manado.
Salah satu pedagang, Fatma Utina, mengatakan harga cabai dalam dua sampai tiga pekan terakhir belum mengalami perubahan signifikan. Ia menyebut stabilitas harga sangat dipengaruhi distributor serta kelancaran distribusi dari daerah pemasok.
“Masih sama seperti minggu-minggu kemarin. Biasanya tergantung distributor,” ujarnya kepada radarmalut, Senin (16/2/2026).
Sementara itu, seorang konsumen yang juga pengusaha rumah makan, Papa Abang, menilai harga cabai nona dan keriting saat ini masih tergolong terjangkau dan belum berdampak besar terhadap biaya operasional usaha kuliner.
Namun demikian, ia memperkirakan harga cabai berpotensi mengalami kenaikan saat memasuki Ramadan. Peningkatan permintaan serta ketergantungan pasokan dari luar daerah, khususnya Manado, dinilai menjadi faktor utama yang dapat memicu lonjakan harga.
“Nanti kalau sudah masuk Ramadan biasanya harga naik. Stok banyak dari luar seperti Manado, bukan dari lokal,” tandasnya.
***


