Sementara, Asrul Lamunu mengulas perkebunan sawit dalam tinjauan sosiocultural Masyarakat Gane. Menurutnya, di Gane jauh berbeda dengan situasi yang ada di Jawa. Tahun 2016 – 2017 terjadi blokade PT Nusapala Nirwana berafiliasi dengan PT Korindo untuk perluasan lahan sawit bermodus perambahan kayu bulat.
“Luas wilayah penanaman kepala sawit sekitar 28 ribu hektare. Sekarang kita menghadapi problem perluasan sawit dengan model plasma, namun ketika konfirmasi dengan para Kades di wilayah Transmigrasi ternyata benar, dalam kategori lahan pekarangan, lahan 1, lahan 2 dan lahan R (tanah sisa),” ungkapnya.
“Kelapa dalam atau kopra sudah menjadi sebuah tradisi semenjak kami lahir, batok kepala dipakai membungkus ari-ari, bahkan dalam ritual-ritual kematian kelapa dalam selalu digunakan. Kelapa dalam adalah warisan leluhur yang harus dipertahankan.”
***

