Radarmalut.com – Jembatan penghubung Desa Loleo dan Pangeo di Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, belum juga tersentuh perbaikan oleh pemerintah setempat kendati kondisinya kian memprihatinkan.
Pantauan pada Senin (4/5/2026), memperlihatkan lantai jembatan yang didominasi papan kayu sudah mengalami kerusakan serius. Sejumlah papan tampak lapuk, retak, hingga berlubang. Bahkan, di beberapa titik terlihat patah dan tidak lagi tersusun rapat.
Upaya perbaikan darurat yang dilakukan warga juga terkesan seadanya. Beberapa bagian hanya ditambal menggunakan potongan kayu, namun tidak mampu menutup kerusakan secara menyeluruh. Akibatnya, permukaan jembatan menjadi tidak rata dan berpotensi ambles saat dilintasi.
Hal ini diperparah dengan minimnya pengaman di sisi jembatan. Tanpa pembatas yang memadai, aliran air di bawah jembatan menjadi ancaman tersendiri, terutama bagi pengendara sepeda motor.
“Kalau hujan atau malam hari, sangat berbahaya. Kami harus pelan-pelan lewat,” kata Nyong (40), warga setempat saat ditemui di sekitar jembatan.
Namun demikian, jembatan itu tetap menjadi jalur utama mobilitas warga sehari-hari. Para pengguna jalan terpaksa ekstra hati-hati saat melintas, karena harus memilih bagian papan yang dianggap masih kuat untuk dilewati.
***



