Radarmalut.com – Ratusan penumpang KM Intim Teratai yang karam di Pulau Makian telah dievakuasi menggunakan beberapa kapal. Belasan di antaranya harus dilarikan ke RSUD Chasan Boesoirie untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani menjelaskan, KN SAR 237 Pandudewanata tiba di tempat kejadian pukul 08.00 waktu setempat dan langsung mengevakuasi para penumpang yang sudah terlanjur melompat dan berenang ke darat.

Sementara, Kapal Polisi KP Kie Besi XXX-2016, Kapal KP Wibisana, serta Kapal KNP 358 milik KSOP juga tiba di lokasi dan membawa sebagian korban menuju Pelabuhan Ahmad Yani Ternate dan Perikanan Bastiong.

“Seluruh korban berhasil di evakuasi sekitar pukul 16.20 WIT. Sedangkan korban yang mengalami cedera di bawa ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk penanganan medis lanjutan,” katanya, Selasa (17/2/2026).

Iwan mengungkapkan, setelah proses evakuasi dan dilakukan pendataan oleh Tim SAR Gabungan adapun penumpang dan awak kapal berjumlah sebanyak 246 orang. Namun, saat evaluasi kembali ternyata tercatat di manifest hanya 149 orang.

Diketahui, empat dari 15 penumpang yang mendapatkan penanganan medis mengalami patah tulang dan pendarahan, sedangkan lainnya karena kelalahan biasa. Biaya pengobatan ditanggulangi oleh Kantor Jasa Raharja Ternate.

KM Intim Teratai karam di perairan Desa Sebelei, Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, saat berlayar dari Pelabuhan Kupal menuju Pelabuhan Bastiong, Ternate. Insiden terjadi pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 04.45 dini hari.

***

Haerudin Muhammad
Editor