Radarmalut.com – Menjelang perayaan natal 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara, cuma mendapatkan 20 ton minyak tanah untuk menjawab kebutuhan masyarakat di 88 desa dari enam kecamatan.

Kepala Disperindagkop dan UKM Pulau Morotai, Ramlan Drakel mengungkapkan, sebelumnya mengajukan permintaan penambahan stok hingga 100 ton ke agen. Namun, realisasi yang disetujui hanya seperlimanya.

“Khusus bulan Desember ini kami mengajukan penambahan stok minyak tana sekitar 100 ton, tetapi yang disetujui hanya 20 ton,” kata Ramlan kepada radarmalut saat ditemui di kantornya, Kamis (18/12/2025).

Menurutnya, tambahan 20 ton diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan akhir tahun, meski jumlahnya masih terbatas tetapi penyalurannya melalui pengawasan ketat, sehingga tetap merata.

Di sisi lain, kelangkaan minyak tanah di tingkat masyarakat masih dikeluhkan. Sejumlah warga mengaku kesulitan memperoleh kebutuhan rumah tangga tersebut, bahkan harus menempuh jarak jauh tanpa hasil.

“Untuk dapat minyak tanah saja sangat susah. Saya sudah menempuh perjalanan hampir tiga jam ke Daruba, tapi tetap tidak dapat,” pungkas seorang warga enggan menyebut namanya.

***

Haerudin Muhammad
Editor
Mirsa Saibi
Reporter