Radarmalut.com – Pemkot Ternate tahun ini fokus meningkatkan predikat tingkat menengah untuk meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pemerintah setempat telah berupaya mempersiapkan berbagai kriteria sehingga memenuhi indikator kota sehat.
Untuk mencapai target tersebut maka pada Senin (26/5) melaksanakan rapat koordinasi antar internal membahas Pemenuhan Dokumen Kota Sehat 2025 bertempat di kantor Wali Kota Ternate. Pertemuan itu dihadiri para kepala Oganisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan forum terkait.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Fathiyah Suma mengatakan, sangat mengapresiasi kerja keras semua pihak sehingga sehingga berhasil memperoleh penghargaan Swasti Saba Padapa pada 2019 dan 2023. Pihaknya pun menargetkan peningkatan predikat menjadi Swasti Saba Wiwerda di tahun ini.
Lebih lanjut, dikatakannya semua OPD telah menunjukkan komitmennya yang tinggi dalam melengkapi dan menyempurnakan dokumen untuk penilaian kota sehat sesuai tanggung jawabnya masing-masing agar mencapai target yang ditetapkan oleh Kemenkes.
“Kami terus memperkuat kolaborasi menuju Kota Ternate dengan lingkungan yang sehat dan layak huni. Tentu berharap seluruh persyaratan atau kriteria yang sudah terealisasi di lapangan ini mendapatkan peningkatan dari sisi penilaian kesehatan,” kata Fathiyah selaku Sekretaris Tim Pembina Kota Ternate Sehat.
Sementara, Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly menjelaskan, mendukung penuh elemen-elemen yang berperan aktif m. Ia menekankan pentingnya sinergi antar sektor, pemenuhan anggaran yang memadai, serta penyediaan infrastruktur pendukung sebagai kunci keberlanjutan program kota sehat.
“Fokus utama adalah menjaga keberlanjutan upaya ini agar Kota Ternate tidak hanya berhasil meraih penghargaan, tetapi juga benar-benar menjadi kota yang sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Kami optimis meraih predikat Swasti Saba Wiwerda pada tahun ini sebagai wujud nyata komitmen kolektif,” imbuhnya.
***


