Pengiriman bawang lewat Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur di tanggal 6 Juli 2023 sebanyak 14 ton dan pengiriman kedua tanggal 18 di bulan yang sama berkisar 13 ton, sehingga uang hasil penjualan sudah ditransfer bertahap sebesar Rp 900 juta.

Kendati bawang merah yang dikirim pertama belum habis terjual, Darwanto sudah melakukan pengiriman kedua tanpa ada permintaan dari Nurjaya. Dua kali pengiriman itu barangnya belum tiba di Ternate tapi uangnya langsung ditransfer bernilai Rp 500 juta.

“Kontainer kedua tanpa pesan saya, Pak Wawan sudah pesan kontainer lebih dulu dan memaksa saya harus ambil, supaya kasih selamat bawangnya. Dan kesepakatannya disesuaikan harga yang ada di Maluku Utara, kemudian tidak ada teken kontrak dan tidak ada perjanjian begitupun kwitansi,” kata Nurjaya.

Nurjaya juga mengungkapkan pemilik supplier tidak membicarakan biaya perawatan dan upah buruh yang harusnya ditanggung bersama. Pemilik perusahaan hanya mengirimkan nota kosong, namun diketahui secara sepihak sudah dibuatkan harga pada nota yang baru.

“Dari awal nota yang dikirim ke saya, belum ada harga tapi nyatanya saat ini Pak Wawan menulis semua nota pakai harga, berarti ada pemalsuan. Saya punya itikad baik untuk melakukan pembayaran, meski nota tidak ada dan kwitansi juga kosong,” paparnya.

Nurjaya mengatakan, bawang merah yang dikirim mengalami susut bobot sekalipun sudah melakukan perawatan secara maksimal di tempat penyimpanan, maka hal itu juga harus dipikirkan oleh supplier. Sebab, kalau dihitung-hitung biayanya juga cukup lumayan.

“Tidak ada perjanjian tanggung susut dan busuk, gudang, perawatan dan membersihkan kulit bawang serta upah buruh. Padahal, satu karung isinya 20-25 kilogram, seminggu bisa susut mencapai 1 kilogram, dan saya transfer uang itu sesuai yang disepakati,” ujarnya.

Kontainer kedua, dikatakannya, bersamaan dengan bawang putih dengan harga Rp 89 juta. Semua bawang habis terjual di bulan September 2023, sehingga susutnya sudah pasti banyak dan ditambah lagi menyewa orang untuk melakukan pembersihan kulit bawang.

“Bulan September baru habis dijual berarti satu karung itu susutnya ada 8 kilogram, belum lagi saya sewa orang untuk bersihkan kulit bawang yang per kilogramnya dihargai Rp 2000, otomatis Pak Wawan terima harga sortir Rp 28.000 bukan di atasnya,” imbuhnya.

***

Haerudin Muhammad
Editor
Reporter