Menurutnya, konflik internal partai bisa menurunkan dukungan pemilih karena elektabilitas partai pun ikut terbawa serta mengganggu konsistensi dan solidaritas partai. Di sisi lain, tidak maksimalnya capaian visi misi pemerintahan Tauhid Soleman juga menurunnya kepercayaan publik.

Lebih lanjut, permasalahan sampah dan air bersih serta program peduli BAHIM (Batang Dua-Hiri-Moti) yang menjadi program prioritas terbukti tak mampu diwujudkan, maka secara otomatis menurunkan kepercayaan masyarakat.

“Visi misi dan program prioritas merupakan janji-janji politik kepada masyarakat yang harusnya bisa diwujudkan oleh pemerintah Kota Ternate di bawah kepemimpinan Tauhid Soleman, ternyata hanya berjalan di tempat. Roda pemerintahan hingga diakhir kepemimpinannya tak ada dampak signifikan,” imbuhnya.

***

Haerudin Muhammad
Editor
Reporter