Radarmalut.com – Target penyelesaian pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kabupaten Pulau Morotai yang dijadwalkan rampung pada akhir 2025, sepertinya molor. Di mana proyek yang kerjakan PT Wahana Dimensi Indonesia itu baru tahap pengecoran tiang.
Diketahui waktu pelaksaannya hanya 150 hari. Proyek ini mulai dikerjakan pertengahan Agustus kemarin sehingga jika dihitung sesuai jadwal kalendernya sudah memasuki tiga bulan lebih. Janji Pemda Morotai untuk mempercepat pembanguan dengan memakai sistem shift malam tak berjalan.
“Dengan penambahan tenaga kerja dan peralatan seperti mixer semen, pekerjaan diyakini akan rampung tepat waktu. Pihak penyedia sudah memastikan sebelum tutup buku tahun anggaran 2025, proyek ini akan diselesaikan 100 persen,” kata Kepala Bappeda Pulau Morotai, Ahdad Hasan, Minggu (2/11/2025).
Sementara pantauan radarmalut, Senin (24/11/2025), seminggu menjelang Desember ini, progres pekerjaan Labkesmas masih jauh dari 100 persen. Selain itu, aktivitas kerja malam yang dijadikan instrumen percepatan tidak terlaksana.
Seorang pekerja pembangunan Labkesmas ditemui di lokasi mengaku belum pernah menerima instruksi untuk bekerja pada malam hari. Ia bersama beberapa temannya didatangkan untuk menggantikan pekerja sebelumnya.
“Sementara belum ada pekerjaan malam. Kami di sini sekitar 10 orang lebih menggantikan pekerja yang lama,” tandasnya.
Proyek dengan nomor kontrak 440.17/DAK/SP-PMB.LABKES/DK-PM/VII/2025 yang dimenangkan kontraktor asal Jakarta Barat ini menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Rp 15,3 miliar.
***


