Radarmalut.com – Aktivitas di pasar ikan Kabupaten Pulau Morotai mendadak sepi pasokan dalam beberapa hari terakhir. Cuaca buruk yang melanda wilayah perairan tersebut membuat para nelayan memilih tidak melaut, sehingga suplai ikan ke pasar menurun drastis.
Sukardi Kerang, salah satu penjual ikan yang setiap hari berhubungan langsung dengan nelayan. Ia menyebut delapan unit pajeko milik nelayan Desa Wawama serentak tidak melaut semalam (Sabtu malam) akibat gelombang tinggi dan hujan deras.
“Tidak biasanya nelayan Wawama tidak melaut, tapi semalam angin dan hujan deras. Jadi delapan pajeko itu tidak ada yang keluar,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu (23/11/2025).
Senada dengan itu, Ranima, pedagang ikan lainnya, mengatakan bahwa pasar tampak sepi karena seluruh pajeko tidak berangkat melaut. Kondisi ini langsung berdampak pada stok ikan yang masuk ke pasar.
Pada hari normal, 10 hingga 15 ekor ikan dibanderol Rp 20 ribu. Namun, hari ini harga yang sama hanya terdapat empat ekor saja. Ikan tongkol komo dan cakalang kecil yang biasanya dijual enam ekor Rp 50 ribu juga mengalami penurunan pasokan.
Berdasarkan pantauan radarmalut, sejumlah meja pedagang tampak kosong tanpa penjual akibat minimnya persediaan ikan. Sementara, cuaca di wilayah perairan Morotai masih menunjukkan tanda-tanda hujan dan angin.
***


