Radarmalut.com – Polda Maluku Utara menanggapi dugaan kasus perselingkuhan Wakapolres Pulau Taliabu Kompol Sirajuddin dan kader Partai Golkar Agriati Yulin Mus. Percakapan keduanya beredar di media sosial usai anak tunggal perwira menengah itu memposting lewat akun pribadinya.

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Midi Siswoko menjelaskan, siapapun anggota polisi yang melakukan pelanggaran akan ditindak untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia juga sudah menginstruksikan divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) agar mendalami masalah tersebut.

“Semua pelanggaran akan kita tindak tegas. Untuk saat ini yang bersangkutan akan kita periksa, sudah kami perintahkan Propam untuk lidik dan periksa Wakapolres,” katanya saat dihubungi, Senin (24/2/2025).

Midi menyebut belum bisa memastikan apakah Wakapolres Pulau Taliabu dipecat atau tidak. Namun, semua melalui pemeriksaan dari Propam untuk mengumpulkan fakta-fakta atas perbuatan yang telah dilakukan.

“Kalau pecat dan tak pecat itu dari hasil sidang. Kapolda nggak bisa intervensi di persidangan, semua tergantung hasil dari penemuan fakta oleh perangkat sidangnya,” tutur Inspektur Jendral Polisi tersebut.

Informasi dihimpun, hubungan mereka disinyalir sudah lama terjalin setelah Sirajuddin dilantik sebagai Wakapolres Pulau Taliabu pada akhir September 2023. Kemudian obrolan mesra keduanya seperti pasangan suami istri itu beredar, karena dibongkar Diny Apriliani, anak kandung Sirajuddin.

Diny mengunggah hasil percakapan rekaman suara dan pesan singkat berisi tabiat ayahnya dan Ketua Komisi II DPRD Maluku Utara Agriati Yulin Mus di platform facebook dan instagram. Para warganet membanjiri kolom komentar media sosialnya berupa dukungan dan mendesak agar diusut tuntas.

Selain itu, Diny juga membuat surat terbuka ditujukan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahalil Lahadalia. Ia meminta Yulin Mus dipecat dari kader partai karena perbuatannya tak patut untuk dilakukan sebagai seseorang yang mengemban jabatan publik.

Radarmalucom berupaya konfirmasi Ketua DPD I Partai Golkar Maluku Utara Alien Mus untuk permintaan wawancara dan pertanyaan yang dikirmkan ke nomornya tidak mendapatkan jawaban hingga berita ini diterbitkan.

***

Tim Radar
Editor
Reporter